Tiga Kandidat Bupati Bangka, Edukasi Politik di Kampus Stisipol Pahlawan 12 Sungailiat.

 

Tiga pasang kandidat Bupati dan Wakil Bupati yang maju dalam kontestasi Pilkada Bangka 2018-2023 bakal tampil di Kampus Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIPOL) Pahlawan 12.

Kedatangan para Paslon Bupati dan Wakil Bupati Bangka ini dipastikan melalui lembar konfirmasi kehadiran yang diisi oleh masing-masing kandidat ketika disambangi panitia pelaksana kegiatan Dialog Publik dan Diskusi Akademis STISIPOL Pahlawan 12.

“Alhamdulillah, tiga pasang kandidat berkenan untuk hadir dialog bersama pelajar, mahasiswa dan OKP di Kampus STISIPOL Pahlawan 12,” ungkap Darol Arkum, Ketua STISIPOL Pahlawan 12 .

Acara yang dikemas dalam dialog publik dan diskusi akademis ini mengangkat tema “Men Ku Jadi Bupati Bangka”. Para putra terbaik kabupaten ini akan menyampaikan gagasan terbaiknya untuk membangun Kabupaten Bangka lima tahun kedepan.

Nenurut Darol, selain tiga pasang kandidat, pihak kampus juga menghadirkan para panelis. Mereka adalah Prof Dr Abdullah Idi (Akademisi UIN Raden Fatah Palembang), Budi Kurniawan, Ph.D (Cand) (Akademisi UNILA), dan Idil Akbar, MA (Akademisi UNPAD). Dialog publik ini nantinya akan dipandu oleh Syahril Sahidir (GM Babel Pos/Jawa Pos Group).

Tujuan dialog publik dan diskusi akademis ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada masyarakat terhadap visi dan misi calon kepala daerah Kabupaten Bangka, menyediakan instrumen dan indikator bagi masyarakat tentang bagaimana seharusnya proses politik yang berkualitas dan mendorong peningkatan partisipasi pemilih untuk terlibat aktif karena faktor pengetahuan terhadap figur calon dan kualitas visi misi yang disampaikan.

Pengetahuan dan pemahaman terhadap visi dan misi calon bupati akan menjadi referensi publik dalam menentukan sikap politiknya.

Dialog publik dan diskusi akademis ini nantinya diselenggarakan di Graha STISIPOL Pahlawan 12 pada tanggal 5 Mei 2018 mendatang dan mengundang 250 audien yang terdiri dari para pelajar, mahasiswa, insan pers, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan dan pemuda (OKP), KPU, Bawaslu dan Polres Bangka.