Dosen STISIPOL Pahlawan 12 Sungailiat Bangka Raih Fellowship Award Dari Kyoto University

Shulby Yozar Ariadhy Dosen STISIPOL Pahlawan 12 Sungailiat Bangka

 

Shulby Yozar Ariadhy, Dosen STISIPOL Pahlawan 12 Sungailiat, meraih penghargaan dari Kyoto University, Jepang untuk Workshop Internasional “Integrating Health into Urban Planning Towards Sustainable Development Goals in Developing Countries” yang akan diselenggarakan di Universiti Selangor, Shah Alam Campus, Malaysia pada tanggal 3-5 April 2019.

Workshop ini merupakan program pembangunan kapasitas (capacity building) yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran serta pengetahuan para peneliti, pembuat kebijakan dan pegiat organisasi masyarakat sipil tentang pentingnya integrasi isu kesehatan masyarakat dalam perencanaan perkotaan dalam rangka mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).

Workshop yang diselenggarakan oleh Center For Southeast Asian Studies, Kyoto University ini akan dihadiri oleh Menteri Kesejahteraan Kota, Perumahan dan Pemerintahan Lokal Malaysia. Selain itu beberapa pakar di bidang kesehatan, transportasi dan perencanaan perkotaan dari berbagi negara seperti Inggris, New Zealand, Australia, dan Jepang juga akan memberikan ceramah yang mengintegrasikan antara pendekatan konseptual dan kondisi riil dalam permasalahan kebijakan pembangunan seperti kemacetan lalu lintas dan risiko kesehatan.

“Saya bersyukur dapat lolos dalam seleksi karena untuk menjadi peserta persaingannya cukup ketat dimana para pelamar dinilai dari kemampuannya untuk meyakinkan dewan juri dalam mengartikulasikan persoalan atau isu yang terkait dengan pembangunan kesehatan dan perencanaan perkotaan,” ujar Shulby Yozar.

Shulby Yozar menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan kesempatan berharga untuk berinteraksi dengan para peneliti, praktisi, pembuat kebijkan dan pegiat organisasi masyarakat sipil dalam membicarakan isu-isu terkini pembangunan. Ia juga berharap bahwa keikusertaannya dalam workshop internasional ini dapat membuka kesempatan bagi kerjasama akademik maupun program intervensi kebijakan pembangunan dengan peserta dari negara-negara lainnya. (Rel)