Mahasiswa STISIPOL P 12 NOBAR Debat CAPRES

Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Politik (Stisipol) Pahlawan 12 Bangka menyelenggarakan nonton bareng sekaligus diskusi kritis dalam acara debat kedua capres Pemilu tahun 2019, Minggu (17/2/2019) malam di Graha kampus Stisipol Pahlawan 12 Bangka Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Kegiatan nobar dihadiri mahasiswa, pegawai Stisipol Pahlawan 12 berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan santai. Tampak hadir Ketua Stisipol Pahlawan 12, Dr. Darol Arkum, Wakil Ketua I bidang Akademik dan Riset ,Shulby Yozar A dan Wakil Ketua III bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama  Bambang Ari Satria dan lainnya yang didukung oleh Senat Mahasiswa Stisipol Pahlawan 12, BEM Stisipol Pahlawan 12, Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi serta lainnya.

Dr Darol Arkum di sela-sela kegiatan nobar dan diskusi kritis debat capres mengungkapkan, dengan adanya debat capres antara pasangan nomor urut satu, Joko Widodo dan pasangan nomor urut dua, Prabowo Subianto merupakan salah satu pembelajaran politik bagi mahasiswa dan juga masyarakat luas.

“Bagi kita terutama mahasiswa, ini merupakan penerapan ilmu politik langsung yang dapat mendewasakan pemahaman politik mereka ketika terjun di masyarakat nanti, dan bagi masyarakat hal ini merupakan salah satu referensi untuk memilih pemimpin Indonesia yang akan dilaksanakan pada Pemilu tanggal 17 April mendatang. Apakah visi misi yang disampaikan sangat sesuai dengan kondisi masyarakat atau solusinya juga bisa dipertanggungjawabkan,” ungkap Darol Arkum.

Lebih jauh pria alumni Srata Tiga (S3) Universitas GadjahMada Jogjakarta tersebut mengatakan, kegiatan nobar debat kedua capres ini diharapkan terutama kepada mahasiswa yang menempuh pendidikan ilmu politik dapat mengambil nilai-nilai positif dari kegiatan debat.

“Kita ingin mendidik mahasiswa juga berpikir ilmiah dan kritis untuk menilai serta menakar sejauh mana kualitas visi dan misi serta teknik retorika kemampuan komunikasi politik dari kedua capres. Apa yang disampaikan para calon bisa difilter dan dijadikan bahan untuk mempelajari politik teoritik dan praktik. Selain itu juga dirinya berharap mahasiswa semakin cerdas dan rasional dalam memilih, karena mahasiswa ini termasuk sebagai pemilh pemula yang memiliki modal pengetahuan dan pola pemikiran rasional,” harap Darol

Ia juga menambahkan, bagi kampus Stisipol Pahlawan 12, kegiatan debat ini bisa menjadi salah satu upaya pihak Stisipol Pahlawan 12 untuk semakin konsen dan bisa menjadi bahan pembelajaran untuk peningkatan pemahan teori kebijakan publik dan sosial kemasyarakatan juga.

Sementara itu, Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan Stisipol Pahlawan 12, Bambang Ari Satria menambahkan kegiatan nobar ini bertujuan untuk memberikan ilmu dan pemahaman langsung kepada mahasiswa tentang sosok calon presiden yang layak untuk memimpin Indonesia.

“Kita harapkan mahasiswa kita bisa mengambil manfaat dari debat capres ini dan bisa melakukan sharing dan diskusi nantinya,” harap Bambang.

Sementara itu salah satu mahasiswa Stisipol Pahlawan 12 dan juga Wakil Ketua BEM Stisipol Pahlawan 12 Sungailiat, Suwandi , mengungkapkan dirinya mengikuti debat capres Pemilu tahun 2019 selain menambah wawasan tentang ilmu politik, juga untuk melihat kondisi perpolitikan sekarang ini di Indonesia terutama dalam debat capres kedua ini.

“Ini event lima tahunan dan sangat ditunggu dan menentukan masa depan bangsa ini kedepannya. tahun ini sepertinya seru dan seimbang juga calonnya,” ungkap Suwandi yang nobar dengan teman-teman sekelasnya.