STISIPOL P12 Akan Siapkan Desa Untuk Laboratorium Politik

Sungailiat – (21/6/2019). Pengabdian masyarakat dalam Tri Dharma Pendidikan Pergurun Tinggi terus diaplikasikan oleh Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan ilmu Politik Pahlawan 12 Sungailiat Bangka. Salah satu bentuk inovasi dan teborosan dari STISIPOL Pahlawan 12 dalam waktu yang tidak terlalu lama ini, rencananya akan ada desa di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebagai Laboratorium Politik.

“Kita akan membentuk desa binaan untuk labarotarium politik, sehingga desa-desa di Bangka Belitung ini lebih mengetahui dan memahami ilmu politik artinya bisa melek secara politik, sosial dan ekonomi dengan melibatkan semua stakeholder,” ungkap Darol Arkum selaku Ketua STISIPOL Pahlawan 12 dalam rapat koordinasi STISIPOL Pahlawan 12, Selasa (18/6/2019) yang lalu di Ruang Kerjanya.

Lebih jauh Darol Arkum menguraikan, Laboratorium Politik yang diungkapkannya merupakan laboratorium ilmu politik yang difungsikan untuk mendukung proses pembelajaran mahasiswa melalui praktikum dalam bentuk kegiatan diskusi, penelitian, pengabdian masyarakat maupun program-program kegiatan pelatihan yang meningkatkan hardskill dan softskill mahasiswa.

“Nanti kita tunjuk dan survei beberapa desa  yang ada di Bangka Belitung ini untuk dijadikan pilot project atau desa binaan yang dijadikan sebagai laboratorium politik sehingga masyarakat yang dibina oleh kampus lebih mengerti dan paham tentang perkembangan politik di Indonesia termasuk mengenai pemilihan presiden, kepala daerah bahkan kepala desa,” katanya.

Menurut pria lulusan Universitas Gadjah Mada Jogjakarta tersebut, laboratorium politik yang akan dibentuk oleh STISIPOl Pahlawan 12 nantinya untuk membantu mahasiswa dan terlebih masyarakat menjawab isu strategis yang tengah terjadi dan berkembang di masyarakat. Pelaksanannya sambung Darol, pihaknya akan menerjunkan semua akademisi dari kampus berjaket almamater kuning untuk mewujudkannya sehingga masyarakat luas bisa mengetahui dan paham politik yang sebenarnya.

“Nanti kita akan melakukan survei dan menunjuk desa-desa mana yang yang dijadikan desa binaan dari laboratorium politik STISIPOL Pahlawan 12. Ukurannya nanti bisa dilihat dari sumber daya manusia, potensi desa dan lain sebagainya,” jelas Darol.

Selain itu juga, STISIPOL Pahlawan 12 juga selain konsen di bidang ilmu politik, akan melakukan berbagai upaya untuk membantu mempromosikan pariwisata Bangka sehingga bisa diketahui banyak orang luar.

“Banyak potensi pariwisata yang belum tergarap secara optimal, seperti air terjun di Dalil dan Berbura itu.  Potensi itu merupakan harta karun Bangka yang perlu kita explore untuk membantu ekonomi dan memberdayakan potensi tersebut sehingga bermanfaat bagi secara ekonomi maupun manfaat lainnya,” katanya lagi.

Kedepan Darol berharap STISIPOL Pahlawan 12 terus berkontribusi baik untuk mahasiswa maupun masyarakat sehingga bisa mewujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi. (LA)