Wisuda V Stisipol Pahlawan 12

Sebanyak 34 mahasiswa dan mahasiswi Stisipol Pahlawan 12 Sungailiat resmi menyandang gelar sarjana Starta Satu (SI) setelah resmi diwisuda, Sabtu (23/12/17) di Hotel ST 12 Sungailiat, dengan perincian 12 mahasiswa bergelar ilmu komunikasi dan 22 mahasiswa bergelar sarjana ilmu politik. Untuk mahasiswa terbaik dalam jurusan ilmu komunikasi diraih oleh Muhammad Agus dengan Indeks Prestasi Komulatif (IPK) 3,56. Sementara untuk mahasiswa terbaik jurusan ilmu administrasi negara diraih oleh Chari Yulianto dengan IPK 3,85. Kegiatan ini merupakan wisuda sarjana V bagi Stisipol dalam usianya menginjak sepuluh tahun.

 

 Darol Arkum yang juga kandidiat Doktor dari Universitas Gadjahmada dan juga ketua Stisipol Pahlawan 12 Sungailiat dalam laporannya menjelaskan stisipol pahlawan 12 Sungailiat yang usianya baru memasuki usia 10 (sepuluh) tahun, telah berupaya untuk menuju sekolah tinggi ilmu sosial dan ilmu politik yang memiliki kompetensi nasional dan internasional sebagaimana yang telah diprogramkan pemerintah untuk meningkatkan mutu pendidikan melalui upaya dan kerja keras terus menerus dari semua civitas akademika.

 

“Kita terus mengupayakan semuanya, dengan dosen-dosen yang mumpuni, dengan lulusan luar negeri seperti Shulby Yozar Ariandi, Iksander dan lainnya,” ujar Darol Arkum.
Hal yang sama juga didapat oleh Darol Arkum. Ketua Stispol Pahlawan 12 Sungailiat ini telah berhasil dan mengikuti berbagai konferensi internasional di Thailand dan Malaysia dan masuk jurnalnya dalam jurnal internasional.

 

“Semua dilakukan untuk kemajuan kampus Stisipol Pahlawan 12 dan juga sumber daya manusia yang terus ditingkatkan kualitasnya,” juar Darol Bangka.
Darol Arkum juga mengatakan dibawah kepemimpinannya, dirinya pada tahun pertama terus meningkatkan sarana dan prasarana kampus untuk mendukung terciptanya pendidikan dan pengajaran yang baik.

 

“Pengabdian masyarakat juga terus dilakukan untuk mendukung penguatan civitas akademika, dan mewujudkan kampus yang nyaman dan menyenangkan bagi seluruh dosen dan mahasiswa,” harapnya.

 

Sementara itu Ketua Yayasan Cendikia Bangka Dr. Yan Megawandi  mengungkapkan tantangan pembangunan sumber daya manusia (SDM) semakin kompleks. Perkembangan ilmu pengetahuan diharuskan dan dimiliki semua pihak agar tidak tergilas oleh zaman dan perguruaan tinggi salah satu pilar indeks pendidikan global.
“Merupakan tanggungjawab kita semua dalam pembangunan sumber daya manusia. Tanpa komitmen bersama mustahil untuk mewujudkan hal itu. Para dosen pun harus meningkatkan kemampuan intelektual,” ujarnya.

 

Sebagai sekolah tinggi ilmu sosial dan politik Yan Meganwandi juga mengharapkan wisudawan Stisipol Pahlawan  12 Sungailiat  diharapkan memiliki kompetensi pribadi dan sosial setelah meraih gelar.

 

“Diharapkan wisudawan pun dapat memberi kontribusi kepada kampus dimasa mendatang. Segenap civitas Stisipol Pahlawan 12 Sungailiat pun mampu melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi,” ingatnya.

 

Sementara itu, salah satu mahasiswa yang telah diwisuda, Juaraida (26), mengungkapkan syukur karena dirinya selesai juga menyelesaikan studi di kampus Stisipol Pahlawan 12.

 

“Lumayan lama juga, berkat keras keras, semangat dan motivasi dari orang-orang terdekat, saya mampu lulus dan bisa membanggakan orang tua dan keluarga,” ungkap Juraida bangga.

 

Kedepan Jurai panggilan akrabnya Juraida, dirinya akan mengaplikasikan ilmunya untuk masyarakat dan keluarga juga.

 

“Bisa saya terapkan nanti di kantor dan dapat berbuat sesuatu juga untuk masyarakat,” harap Jurai yang sehari-hari bekerja di Bagian Kesra Setda Bangka.
Hal yang sama juga diungkapkan Chari Yulianto. Chari yang meraih IPK tertinggi ini, mengharapkan dengan telah lulusnya dirinya dari Stisipol, dirinya terus akan meningkatkan dirinya dan kualitas pendidikannya juga untuk diaplikasikan kepada masyarakat dan lingkungan.

 

“Alhamdullilah bisa lulus dengan predikat tertinggi, semoga ini awal saya semakin baik dan mampu menerapkan ilmu yang saya dapat untuk masyarakat,” ungakp Chari yang bercita-cita melanjutkan pendidikannya ke jenjang S2.

Sumber: Dinkominfotik
Penulis: Lutfi Adam