Ketua Stisipol P12 Menjadi Pembicara di Klibel 13 Malaysia

 

Satu lagi putera Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dari Kabupaten Bangka membanggakan daerah karena berhasil menjadi salah satu pembicara pada Konferensi Internasional bidang Ekonomi, Bisnis dan Hukum atau Kuala Lumpur International Business, Economic and Law (KLIBEL) di Kuala Lumpur Malaysia baru-baru ini.

Dia adalah Darol Arkum, kandidat Doktor dari Universitas Gadjah Mada Jogjakarta merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) bekerja di Pemkab Bangka.

Selain itu putera kelahiran Toboali ini merupakan Ketua STISIPOl Pahlawan 12 Kabupaten Bangka Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Darol Arkum mengungkapkan kegiatan ini hanya diikuti dua orang dari Indonesia, satu dari Bangka dan satu lagi dari Jakarta. Peserta lainnya dari negara Somalia, India, Pakistan, Arab Saudi, Singapura, Thailand, Malaysia, Vietnam dan Phlipina ini merupakan konferensi tentang peran ekonomi dan bisnis serta hukum sebagai pendorong kekuatan perdamaian dunia.

“Pelaksanaannya selama dua hari mulai tanggal 19 hingga 20 Agustus 2017 di Hotel Bangi Putrajaya Malaysia dan diikuti beberapa negara maju dan berkembang seperti Somalia, Thailand, India Pakistan dan lainnya, merupakan orang-orang pilihan juga untuk dapat mengikuti konferensi ini,” kata Darol, Selasa (22/8/17) malam.

Selain itu kata ayah dua orang putera ini, konferensi internasional ini bertujuan unuk memperkuat harmonisasi perdagangan internasional di era globalisasi, khususnya pada negara anggota ASEAN dan Asia lainnya.

“Mengintegrasikan kekuatan ekonomi antar negara ASEAN dan melakukan kolaborasi untuk memprkuat pondasi ekonomi dan bisnis negara ASEAN melalui kerjasama yang kuat,” jelas Darol.
Darol berharap, konferensi yang diikutinya ini dapat memberikan ide, wawasan dan juga kontribusi nyata untuk kemajuan ekonomi dan bisnis bagi Indonesia, terutama untuk pengabdiannya kepada masyarakat Kabupaten Bangka dan Bangka Belitung pada umumnya.

“Menambah wawasan dan juga bisa menjadi bahan referensi bagi kita untuk mengaktualkan apa yang menjadi tujuan konferensi sehingga memberikan dampak dan kontribusi yang positif bagi pembangunan di Indonesia, terutama di bidang ekonomi, bisnis dan hukum juga,” tukas Darol.